Posted on

Viral Sebagai Imun Booster Alami, Ini Ragam Khasiat Dari Minyak Jahe

"Imunobulator alami, Antioksidan & Ragam Khasiat Lainnya"

Viral Sebagai Imun Booster Alami, Ini Ragam Khasiat Dari Minyak Jahe

Jahe telah dipergunakan sebagai obat, bumbu masak dan aneka keperluan lainnya. Jahe yang digunakan sebagai bumbu masak dapat merangsang kelenjar pencernaan, baik untuk membangkitkan nafsu makan, memperkuat lambung, dan memperbaiki pencernaan. Banyak cara bisa digunakan untuk memetik manfaat dari tanaman jahe. Salah satunya nya dengan proses destilasi yang menghasilkan minyak jahe murni.

Dalam uraian yang dipaparkan oleh hasil kajian & penelitian pada Kajian Ekstraksi Minyak Jahe Menggunakan Microwave Assisted Extraction (Mae) menjelaskan manfaat minyak jahe berdasarkan senyawa alami jahe yang terkandung didalamnya. Minyak jahe mengandung gingerol yang berbau harum khas jahe, berkhasiat mencegah dan mengobati mual dan muntah. Rasanya yang tajam dapat merangsang nafsu makan, memperkuat otot usus, membantu mengeluarkan gas usus serta membantu fungsi jantung. Pengobatan tradisional menggunakan jahe untuk mengobati selesma, batuk, diare dan penyakit radang sendi tulang seperti artritis. Selain itu, jahe juga bisa untuk meningkatkan detoksifikasi atau pembersihan tubuh melalui keringat.

Peran Gingerol Pada Jahe Sebagai Daya Tahan Tubuh

Berdasar penelitian yang dilakukan Christina Winarti dan Nanan Nurjanah pada 2005 dalam Buku Minuman Tradisional Penguat Kekebalan Tubuh (2015) oleh Endang S. Sunaryo, ekstrak jahe dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Demikian pula hasil penelitian yang dilakukan Zakaria dan Rajab pada 1999 juga disampaikan bahwa ekstrak jahe dapat memperbanyak sel pembuluh alami NK (natural killer) dan menghancurkan dinding sel virus yang telah menginfeksi inangnya, dalam hal ini tubuh manusia.

Gingerol adalah zat aktif minyak atsiri jahe yang berperan meningkatkan kemampuan sel pembunuh alami NK (natural killer) untuk memperbanyak diri dan menghancurkan dinding sel virus. Selain itu, gingerol juga dapat memperbaiki kemampuan makrofag dalam menelan penyusup.

Hal ini menjelaskan mengapa jahe mampu menghangatkan tubuh karena rasa khas jahe yang pedas dan hangat, sangat baik menanggulangi penurunan daya tahan tubuh akibat perubahan cuaca maupun infeksi virus.

 

Gingerol Pada Jahe Sebagai Zat Penurun Kadar Kolesterol Tinggi

Dikutip dari situs warstek, Gingerol yang merupakan salah satu senyawa bioaktif pada jahe juga dapat menghambat biosintesis kolesterol dengan cara menghambat akses dari substrat menuju sisi aktif dari enzim HMG-CoA reduktase. Tingkat konsentrasi HMG-CoA reduktase pada percobaan secara signifikan diturunkan oleh gingerol yang menunjukkan bahwa adanya penurunan sintesis kolesterol.

Gingerol pada jahe dapat signifikan menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah dengan meningkatkan kadar LCAT sehingga meningkatkan kadar HDL dalam darah serta mengaktifkan lipoprotein lipase yang membantu LDL bergerak membawa kolesterol dalam darah. Gingerol juga dapat menghambat biosintesis kolesterol dengan cara menghambat akses dari substrat menuju sisi aktif dari enzim HMG-CoA reduktase.

 

Hasil Kesimpulan Penelitian Modern

Secara ilmiah, penelitian telah membuktikan berbagai manfaat jahe, antara lain:

  • Menurunkan tekanan darah.
  • Mencegah mual.
  • Membantu pencernaan, karena jahe mengandung enzim pencernaan yaitu protease dan lipase, yang masing-masing mencerna protein dan lemak
  • Gingerol pada jahe bersifat antikoagulan
  • Membuat lambung menjadi nyaman, meringankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin.
  • Jahe mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh.