Posted on

Manfaat Eugenol Pada Minyak Cengkeh

"senyawa eugenolnya mempunyai aktivitas farmakologi"

Manfaat Eugenol Pada Minyak Cengkeh

Minyak cengkeh adalah minyak atsiri yang berasal dari hasil destilasi tanaman cengkeh. Banyak orang mengira bahwa minyak cengkeh berasal dari bunga nya, padahal seluruh bagian tanaman cengkeh mengandung minyak. Diantara seluruh bagian tanaman cengkeh, bagian bunga cengkeh memiliki persentase lebih banyak dibanding lainnya. Minyak cengkeh dalam istilah perdagangan dikenal sebagai clove oil.

Apa Kandungan Utama Pada Minyak Cengkeh?

Eugenol adalah kandungan utama yang dimiliki minyak cengkeh (clove oil), persentase nya sebanyak 78-98 persen. Kandungan eugenol pada tiap bagian tanaman cengkeh besaran persentase nya berbeda-beda. Ranting cengkeh adalah bagian tanaman yang memiliki kandungan eugenol yang tinggi jika dibanding dengan bagian lainnya.

Dalam jurnal ilmiah yang diterbitkan pada situs perkebunan.litbang.pertanian.go.id, manfaat eugenol pada minyak cengkeh mempunyai aktivitas farmakologi sebagai analgesik, antiinflamasi, antimikroba, antiviral, antifungal, antiseptik, antispamosdik, antiemetik, stimulan, anastetik lokal sehingga senyawa ini banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi (Pramod et al., 2010; Jirovetz, 2010).

Selain untuk keperluan seperti pengobatan, minyak cengkeh juga digunakan sebagai bahan kosmetik hingga penyedap rasa. Berbagai kajian & penelitian menyimpulkan bahwa kandungan eugenol yang terdapat pada cengkeh memiliki banyak manfaat.

Eugenol Sebagai Pereda Sakit Gigi

Dalam bidang densitry (ilmu kedokteran gigi) senyawa eugenol dalam bentuk campurannya dengan zinc oxide terutama berlaku sebagai cementing agent. Menurut Walton dan Torabinejad (2008) senyawa eugenol secara biologis merupakan bagian yang paling aktif dari semen zinc oxide eugenol, dimana kemampuan eugenol dalam memblok transmisi impuls syaraf sangat bermanfaat dalam mengurangi rasa nyeri pada pulpitis. Rovani et al. (2008) menyatakan bahwa semen zinc oxide eugenol memiliki kekuatan antibakteri yang lebih kuat dibandingkan dengan bahan penyemen gigi lainnya seperti polikarboksilat, zinc fosfat, silikofosfat, kalsium hidroksida dan resin omposit.

Aktivitas Eugenol Sebagai Antimikroba

Aktivitas eugenol sebagai antimikroba dan antiseptik banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat kumur (mouthwash), pasta gigi, toilet water, cairan antiseptik, tisue antiseptik dan spray antiseptik (Jirovets, 2010). Nurdjannah (2004) mengemukakan bahwa obat kumur yang mengandung eugenol cengkeh dapat menghambat tumbuhnya bakteri Streptococcus mutans dan Streptococcus viridans yang dapat menyebabkan terjadinya plaque gigi. Disamping itu hampir semua mikroba mulut dapat ditumpas oleh senyawa eugenol (Rochyani et al., 2007). Dikarenakan aktivitas analgesiknya, senyawa eugenol juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat gosok balsam yang dapat dipakai untuk mengurangi rasa sakit karena rhematik, serta sebagai bahan baku obat sakit gigi, cologne, dan produk aroma terapi (Jirovets, 2010).

Eugenol Sebagai Antioksidan, Antibiotik & Antibakteri

Pramod (2010) dalam penelitian in vitro mendapatkan bahwa eugenol sebagai antioksidan mempunyai potensi yang baik dalam pengobatan penyakit parkinson maupun penyakit cardiac hyperthripy (sejenis penyakit jantung).

Dikutip dari situs majalah1000guru.net, minyak cengkeh dapat digunakan sebagai antibiotik karena komponen eugenol yang terkandung di dalamnya mampu memerangi bakteri. Selain itu, eugenol juga dapat berfungsi sebagai antivirus yang menghambat DNA polimerisasi virus sehingga senyawa eugenol mampu bekerjasama dalam menjaga stabilitas sel pada tubuh.

Senyawa eugenol memiliki sifat lipofilik yang dapat mengakibatkan terjadinya adhesi dengan membran sel bakteri sehingga tekanan osmotik meningkat, menyebabkan kerusakan pada membran sel dan menghambat respirasi bakteri. Terhambatnya proses respirasi pada bakteri akan menimbulkan terganggunya transpor ion pada sel sehingga bakteri akan mengalami kematian.

Cara Eugenol Membunuh Bakteri

Kesimpulan

MInyak cengkeh dengan kandungan utama nya adalah eugenol mempunyai aktivitas farmakologi sebagai analgesik, antiinflamasi, antimikroba, antiviral, antifungal, antiseptik, antispamosdik, antiemetik, stimulan, anastetik lokal sehingga senyawa ini banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi. Selain itu juga digunakan pada industry makanan, minuman, rokok, industri pestisida nabati.

Cara Penggunaan minyak cengkeh
Secara umum, untuk memetik manfaat & khasiat dari minyak cengkeh biasanya menggunakan diffuser. Bisa juga dioles secara topikal dan atau dioles dengan dicampur carier oil, kemudian penggunaan secara oral (sebagai obat kumur).